Fungsi Manajemen Akses dan Mobilitas (AMF) adalah unit Bidang Kontrol (CU) dalam jaringan inti 5G (CN). Dalam jaringan nirkabel, gNodeB harus terhubung ke AMF sebelum dapat mengakses layanan 5G. AMF juga merupakan satu-satunya Unit Fungsional Jaringan (NF) (tidak termasuk interaksi dengan Fungsi Bidang Pengguna (UPF) selama pembentukan sesi PDU) yang memungkinkan gNodeB berkomunikasi dengan jaringan inti 5G.
I. AMF MME yang Diperluas: AMF dalam 5G melakukan sebagian besar fungsi MME (Entitas Manajemen Mobilitas) dalam 4G. Pembentukan sesi PDU terminal (UE) dilakukan oleh unit Fungsi Manajemen Sesi (SMF), sementara fungsi terkait otentikasi dan keamanan dilakukan oleh Fungsi Server Otentikasi (AUSF) dalam 5G; sehingga mencapai pemisahan bidang kontrol dan bidang pengguna dalam arsitektur 5G.
![]()
II. Fungsi AMF: Fungsinya didefinisikan dalam protokol 3GPP yang relevan, termasuk:
1. Manajemen Registrasi – AMF mengelola registrasi dan deregistrasi terminal (UE) dalam sistem 5G; terminal (UE) harus menyelesaikan proses registrasi untuk mengakses layanan 5G.
2. Manajemen Koneksi - Menetapkan dan melepaskan koneksi sinyal bidang kontrol (CP) antara UE dan AMF melalui antarmuka N1.
3. Manajemen Mobilitas - AMF memperbarui lokasi UE di jaringan. Hal ini dicapai melalui registrasi berkala UE.
4. Alur Sinyal NGAP - Termasuk prosedur paging, transmisi pesan NAS, manajemen sesi PDU, manajemen konteks UE, dan transmisi pesan lainnya.
III. Antarmuka Internal Sistem 5G (NR) (Fungsi)
![]()