logo
Mengirim pesan
Shenzhen Olax Technology CO.,Ltd
Produk
Berita
Rumah > Berita >
Berita Perusahaan Tentang Adaptasi Tautan (LA) dalam Jaringan 5G (NR) (Lanjutan)
Acara
Kontak
Kontak: Ms. Anna
Hubungi sekarang
Kirimkan Kami

Adaptasi Tautan (LA) dalam Jaringan 5G (NR) (Lanjutan)

2025-11-28
Latest company news about Adaptasi Tautan (LA) dalam Jaringan 5G (NR) (Lanjutan)

 

Dalam jaringan nirkabel 5G (NR), peralatan terminal seluler (UE) dapat menggunakan dua jenis adaptasi tautan: adaptasi tautan inner-loop dan adaptasi tautan outer-loop. Karakteristiknya adalah sebagai berikut:

  • ILLA – Adaptasi tautan inner-loop;
  • OLLA – Adaptasi tautan outer-loop.

I. ILLA (Inner-loop Link Adaptive) melakukan penyesuaian cepat dan langsung berdasarkan Indikator Kualitas Saluran (CQI) yang dilaporkan oleh setiap UE. UE mengukur kualitas downlink (misalnya, menggunakan CSI-RS). Ia melaporkan CQI ke gNB, yang memetakan CQI (melalui tabel pencarian statis) ke indeks MCS untuk transmisi berikutnya. Pemetaan ini mencerminkan perkiraan kondisi tautan untuk slot waktu/TTI tersebut. ILLA menerapkan proses tiga langkah sebagai berikut:

 

  • UE mengukur CSI-RS dan melaporkan CQI=11.
  • gNB memetakan CQI=11 ke MCS=20.
  • MCS digunakan untuk menghitung blok transportasi untuk slot waktu berikutnya.

 

Keunggulan ILLA terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi sangat cepat terhadap perubahan saluran; namun, ia memiliki keterbatasan dalam hal deteksi palsu, kesalahan CQI, dan noise. Secara khusus, nilai target BLER dapat bergeser jika saluran tidak ideal atau umpan balik tidak sempurna.

 

II. OLLA (Outer Loop Link Adaptive) menggunakan mekanisme umpan balik untuk menyempurnakan nilai target MCS untuk mengkompensasi kinerja tautan aktual yang diamati melalui respons HARQ ACK/NACK. Untuk setiap transmisi, gNB menerima ACK (sukses) atau NACK (gagal); di mana:

  • Jika BLER lebih tinggi dari nilai target yang ditetapkan (misalnya, 10%), OLLA menyesuaikan ke bawah dengan offset koreksi (Δoffset), yaitu, mengurangi agresivitas MCS.
  • Jika BLER lebih rendah dari nilai target, offset disesuaikan ke atas, yaitu, meningkatkan agresivitas MCS.

Offset ditambahkan ke pemetaan SINR→CQI di ILLA, sehingga memastikan bahwa BLER akhirnya konvergen ke nilai target—bahkan jika sinyal input tidak ideal.

 

Keunggulan OLLA terletak pada kemampuannya untuk mempertahankan BLER yang kuat dan stabil dan beradaptasi dengan kesalahan sistem yang berubah secara perlahan dalam laporan SINR/CQI. Karena kecepatan responsnya yang lebih lambat, pengaturan optimal dari ukuran langkah (yaitu, Δup dan Δdown) memerlukan trade-off antara stabilitas dan kecepatan respons. Dalam mekanisme OLLA, umpan balik digunakan untuk menyempurnakan target MCS untuk mengkompensasi kinerja tautan aktual yang diamati melalui respons HARQ ACK/NACK.

 

III. Perbandingan Adaptasi Tautan 4G dan 5G Tabel di bawah ini membandingkan adaptasi tautan 4G dan 5G.

 

Fitur

5G NR

4G LTE

CSI

CQI + PMI + RI + CRI

Terutama CQI

Kecepatan Adaptasi

Hingga 0,125 ms

1 ms

Jenis Lalu Lintas

eMBB, URLLC, mMTC

eMBB terutama

Pemetaan MCS

Dioptimalkan ML, Didorong Vendor

Tabel tetap

Pembentukan Sinyal

MassiveMIMO, Pemilihan Sinyal

Minimal

Penjadwal

Terintegrasi Penuh & Cerdas

CQI Dasar, PF

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam jaringan 5G (NR), Link Adaptive (LA) memainkan peran penting dalam memastikan konektivitas berkinerja tinggi dan andal. Tidak seperti pendekatan tabel tetap 4G (LTE) yang lebih lambat, sistem 5G menggunakan teknologi yang lebih cerdas dan cepat, termasuk AI/ML dan umpan balik waktu nyata. Hal ini memungkinkan jaringan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah secara real time dan memanfaatkan sumber daya radio secara lebih efisien.