logo
Mengirim pesan
Shenzhen Olax Technology CO.,Ltd
Produk
Berita
Rumah > Berita >
Berita Perusahaan Tentang Apa itu C-V2X (Cellular Vehicle-to-Everything)(7)?
Acara
Kontak
Kontak: Ms. Anna
Hubungi sekarang
Kirimkan Kami

Apa itu C-V2X (Cellular Vehicle-to-Everything)(7)?

2026-01-07
Latest company news about Apa itu C-V2X (Cellular Vehicle-to-Everything)(7)?

 

 

C-V2X (Teknologi Kendaraan-ke-Segala-Sesuatu Seluler) pertama kali diusulkan oleh 3GPP pada era 4G (LTE) dengan Rilis 14, dan telah berkembang dengan setiap versi berikutnya, kini mampu mendukung kebutuhan transportasi modern. Sistem Transportasi Cerdas (ITS), selain komunikasi, melibatkan banyak produsen, kendaraan, dan aspek kota, dan meskipun pengembangannya lebih lambat, kemajuan signifikan telah dibuat, dan ada harapan tinggi untuk C-V2X. Semua ini didasarkan pada aspek-aspek berikut:

 

I. Teknologi C-V2X dapat meningkatkan keselamatan jalan, efisiensi lalu lintas, dan efisiensi distribusi informasi jalan. Dibandingkan dengan sensor dalam kendaraan tradisional, teknologi ini relatif berbiaya rendah dan sangat efektif. 3GPP secara aktif mempromosikan standarisasi LTE-V2X dan NR-V2X, yang telah mendorong banyak organisasi untuk mengembangkan teknologi C-V2X. Namun, penerapan C-V2X berbasis PC5 masih menghadapi beberapa tantangan.

 

II. C-V2X adalah ekosistem yang membutuhkan partisipasi aktif dari pemangku kepentingan industri, termasuk departemen manajemen lalu lintas jalan, pengembang penggerak otonom, operator jaringan, dan pemerintah. Untuk meningkatkan level C-V2X, pemerintah perlu mempromosikan pembangunan fasilitas lalu lintas jalan dan menyatukan standar yang relevan. Misalnya, sistem kontrol lampu lalu lintas perlu ditingkatkan dari peralatan tradisional ke peralatan dengan kemampuan pemrosesan yang lebih kuat. Untuk mengirimkan informasi lalu lintas secara tepat waktu, sistem kontrol lampu lalu lintas perlu mengirimkan informasi perubahan sinyal pada frekuensi yang telah ditetapkan setidaknya 10Hz. Namun, peralatan yang ada di Taiwan tidak dapat memenuhi persyaratan ini, sehingga memerlukan proses konversi perantara. Namun, kerugian dari proses ini adalah meningkatkan penundaan transmisi pesan. Oleh karena itu, ada penundaan antara konsol kontrol lampu lalu lintas dan lampu lalu lintas, yang melanggar standar Sistem Transportasi Cerdas (ITS). Masalah ini menyulitkan perangkat C-V2X untuk mendapatkan informasi waktu yang benar untuk sinkronisasi dalam aplikasi SPAT. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah harus menetapkan standar terpadu untuk mempromosikan peningkatan sistem kontrol lampu lalu lintas.

 

III. Standarisasi spesifikasi lapisan aplikasi teknologi C-V2X. Beberapa organisasi mengikuti standar Eropa, beberapa mengadopsi standar Amerika, dan yang lain menggabungkan keduanya untuk mengembangkan standar nasional. Saat ini belum jelas standar mana yang akan diadopsi secara global. Menyatukan standar dan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari berbagai standar harus menjadi bagian dari agenda kota pintar pemerintah.

 

IV. Aplikasi Teknologi Sidelink 5G: Sementara layanan C-V2X telah diuji coba di banyak wilayah, cakupan 5G penuh masih membutuhkan waktu. Aplikasi awal terutama akan fokus pada mereka yang memiliki persyaratan KPI (Key Performance Indicator) yang kurang menuntut. Setelah 5G mencapai cakupan penuh dan teknologi Sidelink sepenuhnya diterapkan, C-V2X akan mencapai level baru, di mana bandwidth, latensi rendah, dan throughput tinggi akan menjadi elemen kunci dalam skenario aplikasinya; penerapan 5G NR-V2X akan mengarah pada integrasi komprehensif dari seluruh ekosistem.

 

V. Pengembangan Kendaraan dan Infrastruktur Tepi Jalan yang Tersinkronisasi: Menurut standar internasional SAE J3016, penggerak otonom didefinisikan dalam level 0-5; layanan C-V2X, selain kendaraan itu sendiri, juga menuntut tinggi pada jalan dan infrastruktur terkait; lebih lanjut, sejumlah besar informasi pribadi dan rahasia dari kamera IP akan ditransmisikan di ruang publik, menjadikan perlindungan keamanan informasi sebagai masalah kritis dalam penerapan C-V2X berbasis PC5; negara-negara perlu mengembangkan standar yang relevan untuk mendefinisikan kebijakan keamanan; peraturan dan mekanisme klaim asuransi untuk kecelakaan lalu lintas jalan dalam sistem transportasi cerdas (ITS) juga sedang dikembangkan.